Pura di tengah laut memang mencuri perhatian, tetapi pedesaan di sekitar Tanah Lot sama bagusnya, dan sepeda adalah cara terbaik untuk menembusnya. Sepeda bisa disewa di Natya Hotel Tanah Lot, dan tiga rute berangkat dari gerbang.
Rute pura membentang dari hotel menuju Tanah Lot itu sendiri, dan pagi buta adalah waktunya — cahaya lembut, udara sejuk dan sangat sedikit orang. Rute desa dan sawah justru mengarah ke pedalaman, melewati petak sawah yang digarap dan kehidupan sehari-hari orang Bali. Rute pesisir untuk sore menjelang senja, menyusuri garis pantai ke arah matahari terbenam.
Yang dimiliki ketiganya adalah ketenangan. Anda mendengar laut dan angin yang menyapu padi, berhenti di pelinggih kecil sepanjang jalan ketika ada yang menarik perhatian, dan menempuh jarak lebih jauh daripada berjalan kaki tanpa melewatkan apa pun.
Berangkatlah pagi-pagi atau setelah pukul empat untuk menghindari terik siang, bawa air, kenakan pakaian ringan dan sepatu nyaman, serta bawa kamera. Setelahnya ada kolam renang, restoran, dan matahari terbenam di atas pura sebagai penutup.



